contoh proposal plus anggaran…!!!!!!!

PROPOSAL PENYELENGGARAAN MUNAS PERTAMA
IKATAN KELUARGA BESAR ALUMNI
SMPN 4 BOYOLALI (IKAPATBOY)

I. LATAR BELAKANG

Secara singkat ide penyelenggaraan Munas muncul pada saat bertemunya dan terjalinnya silaturahmi para alumni(alumnus) IKAPATBOY melalui situs jejaring sosial Facebook yang sedang marak pada saat ini.

Tidak terdapat angka resmi jumlah situs alumni SMPN 4 BOYOLALI yang ada di Facebook. Namun diperkirakan sekitar 10an. Dari sekian banyak situs alumni tersebut tidak terdapat satu pun yang mengatas-namakan sebagai situs alumni untuk semua tahun kelulusan. Situs-situs tersebut diperuntukkan hanya untuk suatu tahun kelulusan. Juga tidak terdapat situs alumni resmi yang dikelola oleh SMPN 4 BOYOLALI sendiri.

Memang rata-rata situs alumni tersebut bersifat tidak formal. Sebagian besar dipakai sebagai ajang untuk membina silaturahmi antar teman-teman seangkatan. Karakteristik media Facebook sendiri belum terbukti bisa dipakai sebagai media yang mendukung keperluan formal.

Keberadaan situs alumni itu sebatas ada di Facebook dan tidak terdapat organisasi formal sebagai pendukungnya. Dalam hal ini patut dihargai jasa teman-teman lulusan SMPN 4 BOYOLALI yang punya inisiatif menciptakan situs informal alumni tersebut. Karena adanya situs informal tersebut para alumni per tahun angkatan bisa melakukan komunikasi sosial dan tukar informasi antar mereka.

Dari kegiatan komunikasi dan tukar informasi yang bersifat tidak formal ini, ada beberapa situs yang bahkan berlanjut memutuskan mendirikan organisasi formalnya. Hal ini bisa dimungkinkan sebab konsolidasi sudah terbina karena adanya situs alumni itu di Facebook.

Namun belum tercipta organisasi induk alumni yang bisa menampung semua tahun kelulusan alumni. Keberadaan organisasi alumni induk ini cukup penting untuk menggalang bersatunya semua alumni tahun kelulusan itu sehingga punya satu visi dan misi sesama satu almamater.

Karena fakta inilah terbersit ide untuk menciptakan situs induk alumni sebagai media informal dan ditindak-lanjuti dengan pembentukan organisasi formalnya. Situs informal di Facebook bernama Alumni SMP N 4 BOYOLALI, yang kemudian digunakan sebagai media untuk menampung pendapat dan menjajagi kemungkinan untuk merealisasikan ide membentuk organisasi induk alumni yang bersifat formal.

Sosialisasi tentang pentingnya sebuah organisasi induk alumni lintas angkatan tersebut secara sistematis dilakukan lewat situs tersebut. Demikian juga langkah-langkah sistematis pembentukan organisasi formalnya.

Keberadaan situs alumni induk itu mendapat sambutan dan dukungan yang cukup menjanjikan. Sejak dilansir tanggal 1 Juni 2010 sampai proposal ini dibuat anggota fan yang terdaftar mencapai 500 orang dalam waktu hanya sekitar dua bulan.

Komentar para fan terhadap tujuan situs pun amat menggembirakan. Bahwa mereka setuju dan amat mendukung didirikannya organisasi induk yang mengikat semua alumni dan tidak hanya tergantung pada tahun kelulusan saja sebagaimana yang sekarang ini ada.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas kami yakin bahwa keberadaan organisasi kealumnian yang bisa mengikat seluruh alumni SMPN 4 BOYOLALI amat mendesak diperlukan. Usia SMPN 4 BOYOLALI sudah melewati angka 60 tahun tanpa ada lembaga formal alumninya. Lewat lembaga alumni induk ini, konsolidasi para alumnus SMPN 4 BOYOLALI lebih memungkinkan. Kerja sama antar angkatan alumni kelulusan dijamin lebih kondusif dengan adanya organisasi induk alumni ini.

Organisasi induk alumni akan berdiri selamanya, tanpa mengkuatirkan akan ketersediaan pengurusnya. Sebab regenerasi akan berjalan secara alamiah. Setiap pelajar yang lulus SMPN 4 BOYOLALI secara otomatis akan menjadi anggota dan bisa menjadi pengurus organisasi. Hal ini berbeda dengan organisasi alumni yang terbatas pada satu tahun kelulusan. Di mana usia organisasi alumni itu usianya sepanjang para pendirinya. Dan tentu saja regenerasi pengurus sangat tidak mungkin.

Lewat beberapa rapat yang dilakukan, pada akhirnya disepakati satu bentuk induk organisasi alumni dengan nama Ikatan Keluarga Besar SMPN 4 BOYOLAI (IKAPATBOY). Untuk mengefektifkan mutu kerjasama antar alumni maka disepakati pula untuk menyelenggarakan MUNAS IKAPATBOY. Diharapkan dalam Munas tersebut bisa terbentuk sebuah organisasi alumni induk dengan pengurus lintas angkatan secara nasional.

II. TUJUAN DISELENGGARAKAN MUNAS

1. Merealisasikan semua ide yang telah digalang lewat dunia maya
2. Membahas isi dan kegiatan IKAPATBOY(pembahasan AD-ART, GBHO dll)
3. Pemilihan dan Penunjukan Pengurus Pusat, Wilayah, Cabang IKAPATBOY secara nasional
4. Pengesahan IKAPATBOYsecara legal

III. MUNAS (Musyawarah Nasional) IKAPATBOY :
1. Hari dan Tanggal Penyelenggaraan: Minggu, 1 Januari 2012
2. Lokasi Diselenggarakan Munas: SMPN 4 BOYOLALI
3. Sasaran Peserta Munas: Wakil Semua Angkatan
4. Pembiayaan Munas: Penggalangan Dana dari Donatur
5. Biaya Pendaftaran Peserta Munas: Free of Charge (Gratis)
6. Sekretariat Pendaftaran:
• Jl. opo gak ruh aq
• Ruang OSIS SMPN 4 BOYOLALI
Contact Person:
• SARDI: 081
• GALEH: 081
• P.ROKHANI: 081
• P.DASA: 0813
• AKBAR: 081
. MURTIANTO : 081
.BAROTO : 081

IV. TIM PERSIAPAN MUNAS:

A. Dewan Penasehat:
• Kepala Sekolah SMPN 4 BOYOLALI
• Wakil Kepala Bag Humas
• Ketua Komite SMPN 4 BOYOLALI

B. Panitia Tim Persiapan Munas
• Ketua: Sardi
• Wakil Ketua: Galeh
• Sekretaris 1: Ika
• Sekretaris 2: Tri widodo
• Bendahara 1: Murtianto
• Bendahara 2: Nia
• Sie Perlengkapan:
• Sie Konsumsi:
• Sie Acara:
• Sie Khusus Pendayagunaan Internet: galeh

V. PERENCANAAN BIAYA MUNAS:

Uraian Jumlah
1. Bea Perlengkapan Munas:
• Dekorasi Rp 1.000.000
2. Bea alat tulis: 120 0rang
• Block Note @Rp 5000×120 peserta Rp 600.000
• Map + ballpoint @Rp 5000×120 peserta Rp 600.000
3. Bea Pengadaan dan Penggandaan Naskah Rp 500.000
4. Bea konsumsi 120 orang:
• Coffe Break 2x ( Rp 10000x2x120) Rp 2.400.000
• Makan siang @Rp 25000×120 Rp 5.500.000
5. Bea dokumentasi Rp 1.000.000
6. Bea publikasi (promosi/TV/Radio/spanduk Rp 15.000.000
7. Bea legalisasi organisasi Rp 5.000.000
8. Bea cetak selebaran/booklet @Rp 5000×120 peserta Rp 600.000
9. Bea souvenir (kaos) @Rp50000x120 Rp 6.000.000
10. Bea lain-lain (5% dari total biaya ) Rp 2.400.000

TOTAL Rp 40.600.000

REKENING ALUMNI:
Bank BCA no: 0331441511
Atas Nama: tri widodo

VI. PENUTUP

Dengan motto:
“Dari Alumnus, Oleh Alumnus Serta Untuk Alumnus + Almamater Tercinta”
Maka suksesnya MUNAS sangat tergantung kepada diri kita para alumninya. Oleh karena itu, kami sebagai Tim Persiapan Munas sangat berharap dukungan moril (peran serta) dan materiil (sebagai donatur) dari para alumni (alumnus). Respon positif sangat kami tunggu.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sangat berterima kasih.

Boyolali, 28 April 2010
TIM PERSIAPAN MUNAS

contoh Anggaran Rumah Tangga

Anggaran Rumah Tangga
ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI
SMPN 4 BOYOLALI
BAB I
Keanggotaan
Pasal 1
(1). Anggota Biasa adalah seluruh lulusan SMPN 4 BOYOLALI.
(2). Anggota Luar Biasa adalah alumni SMP NEGERI/SWASTA lain yang mengabdikan dirinya di SMPN 4 BOYOLALI.
(3).Anggota kehormatan adalah orang yang berjasa besar terhadap SMPN 4 BOYOLALI yang disahkan sebagai Anggota oleh Pengurus Pusat.
Pasal 2
Kartu tanda Anggota ditetapkan dan disahkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI.
Pasal 3
(1). Keputusan Pencabutan hak dan pemberhentian terhadap anggota, merupakan wewenang Pengurus Pusat.
(2). Bagi Anggota yang terkena ayat 1, berhak mengajukan banding/pembelaan dalam Musyawarah Nasional.
BAB II
Susunan Organisasi dan Pengurus
Pasal 4
(1). Susunan Pengurus Pusat sekurang-kurangnya terdiri dari :
1. Ketua Umum
2. Ketua I
3. Ketua II
4. Sekretaris Jenderal
5. Wakil Sekretaris Jenderal
6. Bendahara
7. Seksi-seksi yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan.
(2). Pengurus Pusat merupakan badan eksekutif tertinggi organisasi yang bertugas antara lain :
1. Memimpin jalannya organisasi
2. Berusaha mewujudkan tujuan dan usaha organisasi
3. Melaksanakan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
4. Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban dalam Musyawarah Nasional berikutnya.
Pasal 5
Pengurus Cabang dan Pengurus Komisariat
(1). Pengurus Cabang merupakan badan eksekutif yang berkedudukan di Kota/Kabupaten dengan jumlah anggota minimal 15 orang
(2). Susunan Pengurus Cabang sekurang-kurangnya terdiri dari :
1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Seksi-seksi menurut kebutuhan
5. Koordinator Alumni Fakultas
(3). Pengurus Komisariat merupakan badan eksekutif yang berkedudukan di Kantor Pusat dalam lingkungan SMPN 4 BOYOLALI, dan di Cabang.
(4). Susunan Pengurus Komisariat sekurang-kurangnya terdiri dari :
1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Seksi-seksi menurut kebutuhan
(5). Pengurus di Daerah,Cabang/Komisariat mempunyai tugas melaksanakan program kerja IKA SMPN 4 BOYOLALI di Daerah.
(6). Pengurus di Cabang/Komisariat berwenang melaksanakan program kerja serta berkewajiban melaksanakan ketentuan-ketentuan yang diatur oleh Pengurus Pusat.
(7). Segala aktifitas dan kebijakan Pengurus di Cabang/Komisariat tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang diatur oleh Pengurus Pusat.
(8). Pengurus di Cabang/komisariat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban kepada anggota di akhir masa kepengurusan.
Pasal 6
Badan Penasehat
(1). Badan Penasehat ditingkat Pusat merupakan penasehat Pengurus Pusat IKA SMPN 4 BOYOLALI terdiri dari :
1. Kepala Dinas Pendidikan
2. Tokoh Masyarakat yang dipandang perlu oleh Pengurus Pusat
(2). Badan Penasehat ditingkat Cabang merupakan penasehat Pengurus Cabang IKA SMPN 4 BOYOLALI yang terdiri dari :
1. Pejabat setempat
2. Tokoh Masyarakat yang dipandang perlu oleh Pengurus Cabang
(3). Badan Penasehat ditingkat Komisariat adalah Kepala Sekolah, bila dipandang perlu saja.
BAB III
Pemilihan Pengurus Pusat, Cabang dan Komisariat
Pasal 7
(1). Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat diadakan oleh Sidang Pleno Musyawarah Nasional untuk masa jabatan empat tahun
(2).Tata cara pemilihan Ketua Umum, bersama-sama dengan dua anggota formatur diatur dalam peraturan tersendiri dan diputuskan dalam Sidang Pleno Musyawarah Nasional.
(3).Forum untuk pemilihan Ketua Umum Pengurus pusat tersebut sesuai dengan peserta yang hadir.
Pasal 8
Ketua Pengurus Cabang/Komisariat dipilih oleh Musyawarah Anggota Cabang/Komisariat untuk masa jabatan empat tahun.
BAB IV
Keuangan
Pasal 9
(1). Tiap anggota diwajibkan minimal membayar uang pangkal Rp. 15.000,- (Lima belas ribu rupiah) dan uang iuran minimal Rp. 3.500,- (tiga ribu lima ratus) setiap bulan.
(2). Pembagian uang iuran adalah sebagai berikut :
1. Pengurus Pusat sebesar Rp. 1.500,- (Seribu lima ratus rupiah)
2. Pengurus Cabang sebesar Rp. 1000,- (Seribu rupiah)
3. Pengurus Komisariat sebesar Rp. 1000,- (Seribu rupiah)
BAB V
Musyawarah Nasional
Pasal 10
(1). Musyawarah Nasional IKA SMPN 4 BOYOLALI dihadiri oleh sekurang-kurangnya setengah ditambah satu Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Utusan-Utusan Cabang/Komisariat
(2). Keputusan Musyawarah Nasional IKA SMPN 4 BOYOLALI dinyatakan sah apabila disetujui oleh setengah ditambah satu dari Pengurus Pusat dan Utusan-utusan Cabang/Komisariat.
(3). Jumlah perutusan tiap Daerah/Cabang/Komisariat untuk menghadiri Musyawarah Nasional ditetapkan oleh Pengurus Pusat.
(4). Musyawarah Nasional bertugas :
1. Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
2. Menetapkan program Kerja
(5). Acara bahan-bahan dan tata tertib Musyawarah Nasional sudah diterima oleh Cabang/Komisariat paling lambat tiga bulan sebelum Musyawarah Nasional dimulai.
Pasal 11
Rapat Kerja Nasional
(1). Diantara dua Musyawarah Nasioanal, Pengurus Pusat menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional yang diikuti oleh Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang dan Pengurus Komisariat.
(2). Rapat Kerja Nasional bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan mengadakan perbaikan dan penyempurnaan jika dipandang perlu.
(3). Rapat Kerja Nasional dapat pula mengambil keputusan-keputusan yang dipandang penting untuk kelancaran dan kepentingan organisasi.
(4). Musyawarah Daerah, Cabang dan Komisariat
BAB VI
Pasal 12
Penutup
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini diatur oleh Pengurus Pusat dan tidak boleh bertentangn dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga.

Contoh Anggaran Dasar

Anggaran Dasar
ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI
SMPN 4 BOYOLALI

MUKADIMAH
Bahwa dengan Rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, didorong oleh keinginan luhur dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, disertai rasa tanggung jawab dan penuh kesadaran atas peranan Pendidikan pada umumnya, maka didirikan Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLAI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Bahwa SMPN 4 BOYOLALI sebagai Lembaga Pendidikan Pertama ikut bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam bentuk insan akademik yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berilmu pengetahuan luhur.
Bahwa Alumni dari suatu Lembaga Pendidikan Pertama, adalah insan akademik yang wajib bertanggung jawab dalam memelihara dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Bahwa Keadilan, Kemakmuran, serta Kesejahteraan Bangsa merupakan suatu kesatuan yang erat hubungannya dengan mutu dan perkembangan dunia pendidikan pada umumnya.
Kemudian dari pada itu dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut, disusunlah Anggaran Dasar Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI yang merupakan pedoman dasar bagi seluruh Alumni SMPN 4 BOYOLALI.
BAB I
Nama, Azas, dan Sifat
Pasal 1
Organisasi ini bernama Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI, disingkat IKAPATBOY.
Pasal 2
Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI ini berazaskan Pancasila.
Pasal 3
Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI bersifat kekeluargaan, keilmuan dan kemasyarakatan.
BAB II
Kedudukan dan Waktu
Pasal 4
Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI bertempat kedudukan di SMPN 4 BOYOLALI Jawa Tengah.
Pasal 5
Organisasi ini didirikan di Boyolali hari Kamis tanggal 28 Agustus 2011 untuk waktu yang tidak ditentukan.
BAB III
Tujuan dan Usaha
Pasal 6
Organisasi ini merupakan wadah dan bentuk kerja sama Alumni SMPN 4 BOYOLALI yang bertujuan memajukan, mengembangkan ilmunya untuk kepentingan Alumni, Almamater, dalam kerangka Pengembangan Nasional dan Kemanusiaan.
Pasal 7
Ikatan Keluarga Alumni SMPN 4 BOYOLALI berusaha untuk :
1. Menanamkan azas dan tujuan organisasi untuk diamalkan oleh anggota didalam pengabdiannya sesama alumni, almamater pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
2. Membantu menggiatkan serta menghimpun usaha para anggota dalam rangka tanggung jawab bersama dalam Pembangunan Nasional.
3. Membantu mempertinggi dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dikalangan para anggota dan masyarakat.
4. Bekerja sama dengan segala pihak untuk mencapai tujuan organisasi.
BAB IV
L a m b a n g
Pasal 8
Lambang Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI adalah Lambang SMPN 4 BOYOLALI ditambah dengan tulisan IKA SMPN 4 BOYOLALI yang bentuk dan ukurannya ditentukan sendiri.
BAB V
Keanggotaan
Pasal 9
Anggota Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI terdiri dari :
1. Anggota Biasa
2. Anggota Luar Biasa
3. Anggota Kehormatan
Pasal 10
Hak keanggotaan hilang disebabkan :
1. Meninggal Dunia
2. Atas permintaan sendiri
3. Diberhentikan setelah yang bersangkutan tidak mampu membela diri dalam Musyawarah Nasional.
BAB VI
Susunan Oraganisasi dan Pengurus
Pasal 11
Susunan Organisasi :
1. Pengurus Pusat
2. Pengurus Daerah
3. Pengurus Cabang
4. Pengurus Komisariat
Bila perlu dibentuk badan penasehat
BAB VII
Kekayaan
Pasal 12
Kekayaan Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI diperoleh dari :
1. Uang Pangkal
2. Uang Iuran
3. Sumbangan yang sah tidak mengikat
4. Usaha-usaha yang sah, Pengurus Pusat boleh mendirikan badan hukum untuk mengatur
BAB VIII
Hak dan Kewajiban
Pasal 13
(1).Setiap Anggota mempunyai hak :
1. Dipilih dan memilih
2. Mengikuti seluruh kegiatan organisasi
3. Menyatakan pendapat.
(2).Setiap anggota mempunyai kewajiban menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Almamater dan Organisasi.
(3).Setiap anggota wajib menjunjung tinggi azas dan tujuan serta mentaati segala ketentuan yang berlaku.
BAB IX
Musyawarah Nasional
Pasal 14
(1). Kekuasaan tertinggi, berada di Musyawarah Nasional.
(2). Musyawarah Nasional diadakan empat tahun sekali.
(3). Musyawarah Nasional diselenggarakan dan diatur dengan suatu Keputusan Pengurus Pusat dengan tidak menyimpang dari ketentuan dalam Anggaran Rumah Tangga.
Pasal 15
Musyawarah Nasional Istimewa diselenggarakan atas permintaan sekurang-kurangnya setengah ditambah satu dari jumlah Cabang dan Komisariat.
Pasal 16
Musyawarah Daerah, Cabang dan Komisariat diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam empat tahun.
BAB X
Pembubaran Organisasi
Pasal 17
(1). Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI hanya dapat dibubarkan dalam Musyawarah Nasional yang khusus diadakan untuk itu dan mendapat persetujuan dua pertiga dari jumlah Cabang dan Komisariat.
(2). Jika Ikatan Alumni SMPN 4 BOYOLALI bubar, segala kekayaannya menjadi milik SMPN 4 BOYOLALI.
BAB XI
Aturan Perubahan
Pasal 18
(1).Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dengan Ketetapan Musyawarah Nasional dengan persetujuan sekurang-kurangnya setengah ditambah satu dari jumlah yang hadir.
(2).Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Reunian Angkatan ’99

Reunian exs SLTP N 4 Boyolali angkatan ’99 diadakan di tempat terkeren di Jakarta fersi kita-kita yang mempunyai fulus mefet yaitu di Plaza Semanggi Jakarta yang diikuti oleh:
Sardi (mantan Ketua OSIS ’98-’99)
Ika Kusdarwati
Galih Nugroho Nurkafi
Tutik Wulandari
Slamet Sugiyono

Seperti reunian pada umumnya tujuannya adalah menjalin silaturahim yang telah terputus kurang lebih 10 thn-an. Wow lama banget..oleh karena itu perlu dimaklumi kalo ada banyak perubahan pada diri masing-masing. Contohnya:
Sardi, nama yang simple dan mudah dilupakan ini merupakan mantan ketua OSIS yang dulunya kurus,tinggi,item,gundul (rambut 1 mm), dan sekarang kayaknya tetep ajah g berubah cuma tambah tua, beruban dan tambah item tapi dia sudah punya bini 1 orang (kyknya mau nambah tuh) dan dikaruniai 1 orang putra…mantap!!
Ika Kusdarwati, cewek yang satu ini juga cukup banyak perubahan disamping pakaiannya serba tertutup alias solehah juga menjadi wanita karier di salahsatu perusahaan terkenal di Rt setempat he3. Ternyata telah bersuamikan seorang laki-laki dan beranak 1 orang…Lanjutkan Bu!!!
Tutik Wulandari, waw melihat pertama kali kayak seorang bidadari jatuh dari genteng he3. Ya, banyak perubahan dari dirinya. Dulunya merupakan salah satu dari anggota Genk cewek di sekolah (smp) yang cukup terkenal di kelasnya…sekarang berubah menjadi cewek bak pragawati, pramusaji eh pramugari, foto model (tp bukan dipajang di belakang truk lho ya), pokoknya suit suit dech….
Galih NNK, cowok ini dulunya kecil, kurus, pendek yang merupakan anak yg terlantarkan dari Bali. Anaknya yang pintar dibuktikan dengan NEM SMP tertinggi dan masuk menjadi mahasiswa ITB. Dulunya kayak g hobi olah raga dibuktikan praktik lompat jauh ajah dis smp 3 kali diulang lagi masih ajah dis 3 kali ha3. Tapi sekarang jadi lebih tinggi katanya hobi taekwondo. Kalau dilihat-lihat mukanya sekarang lebih mirip sama penyanyi Chrisye he3…
Slamet Sugiyono, namanya asing banget soalnya sering dipanggil Memed (diambil suku kata terakhir Slamed). tidak begitu banyak perubahan dari dirinya tapi kelihatan lebih pendek jika di sandingkan dengan Galih. Pertanyaanya, memed yang mengkerdil atau Galih yang tambah tinggi soalnya dulunya mereka berdua sma sam krucil he3…
Reunian dengan obrolan ringan mengenang masa lalu saat di sekolah dengan suguhan makanan kecil gorengan mendoan dan es teh mengingatkan saat2 istirahat di kantin sekolah. Ingin sekai Reunian diadakan lebih besar dan lebih banyak peserta di kemudian hari. Kontak person dan usaha untuk mengarah ke sana sudah sedang di bicarakan, semoga saja terlaksana di antara himpitan tugas dan kesibukan masing masing teman-teman seklaian. Insya Allah…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Empat Sekolah Terima Penghargaan Adiwiyata 2010

Semarang, CyberNews. Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2010, empat sekolah di Jawa Tengah akan menerima penghargaan Adiwiyata di Istana Negara, Selasa (8/6) lusa.

Menurut Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Negara Lingkungan Hidup melalui Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jateng, Djoko Sutrisno, penghargaan sekolah Adiwiyata diberikan oleh pemerintah kepada kepala sekolah yang telah berhasil mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Sekolah-sekolah tersebut diantaranya, SD Negeri Panggang 04 Kabupaten Jepara sebagai kategori sekolah Adiwiyata Mandiri, SMP Negeri 1 Jakenan Kabupaten Pati untuk kategori sekolah Adiwiyata. Lalu, SMP Negeri 1 Mojotengah Kabupaten Wonosobo sebagai kategori calon sekolah Adiwiyata, dan SMP Negeri 4 Boyolali untuk kategori calon sekolah Adiwiyata.

“Inti tujuan penghargaan ini adalah untuk mendorong terciptanya kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warganya. Sehingga di kemudian hari seluruh warga sekolah dapat bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan,” terangnya.

Prinsip dasar program Adiwiyata adalah partisipatif dan berkelanjutan. Partisipatif disini yaitu komunitas terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab serta peran. Sedangkan, berkelanjutan yakni dimana seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.

Adapun indikator yang menentukan dalam mewujudkan program tersebut diantaranya, pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengembangan atau pengelolaan sarana pendukung sekolah.

Djoko menambahkan, disamping empat sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata, Rektor Unnes Semarang Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo juga ditetapkan sebagai penerima penghargaan Kalpataru 2010 atas jasanya sebagai individu yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup.

( Anggun Puspita /CN13 )

SMPN 4 BOYOLALI ADIWIYATA MAJU TINGKAT NASIONAL

ADI WIYATA

Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang telah berkomitmen untuk ikut dalam Program Adiwiyata. Program adiwiyata adalah program pengelolaan lingkungan hidup di sekolah dimana warga sekolah belajar bertanggungjawab dalam mengelola lingkungan sekolahnya dengan tujuan diharapkan dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitarnya. Untuk Tahun 2010 ini, Pemerintah Kabupaten Boyolali memilih 6 sekolah untuk maju dalam Program Adiwiyata ini, yaitu SDN 9 Boyolali, SDN 4 Boyolali, SMPN 2 Boyolali, SMPN 4 Boyolali,SMAN 3 Boyolali dan SMKN 1 Mojosongo. Dari 6 sekolah tersebut yang maju dan akan dinilai secara langsung dari Pemerintah Pusat (Nasional) adalah SMPN 4 Boyolali.
Pemerintah Kabupaten Boyoali berharap agar SMPN 4 Boyolali dapat mempersiapkan diri baik itu administrasi maupun kondisi fisik sekolah agar tetap terjaga lingkungan yang bersih sedangkan untuk sekolah yang gagal untuk tidak berkecil hati tetap ikut menjaga lingkungan sekolah yang bersih dan rapi agar tahun depan dapat ikut berpartisipasi dalam program Adiwiyata.

BAGIAN DEPAN

KEBUN BELAKANG